INFO DESA

WUJUDKAN KEARIFAN LOKAL DAN DESTINASI WISATA PASRUJAMBE MELALUI KAMPANYE SADAR WISATA 5.0
16 Oktober 2022   135 kali

Kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan kampanye sadar wisata serta pelatihan dan pengembangan pemasaran online dan peningkatan kualitas destinasi wisata prioritas.

Kearifan lokal memiliki potensi strategis guna menarik wisatawan untuk berkunjung ke suatu daerah. Kearifan lokal merupakan pandangan hidup dan ilmu pengetahuan serta berbagai strategi masyarakat lokal dalam menjawab suatu masalah dalam pemenuhan kebutuhannya. Sering kali kearifan lokal menjadi tradisi turun temurun yang biasa diwariskan dari generasi ke generasi. Negara Indonesia pantas dikatakan sebagai negara yang kaya akan budaya dan adat istiadatnya. Setiap daerah di nusantara ini tentunya memiliki kearifan lokal yang sangat beragam. Antara satu daerah dengan daerah lainnya tentunya memiliki adat istiadat tersendiri baik dari tingkah laku maupun bahasa daerah masing-masing.

Kearifan lokal yang ada tentunya memiliki historis dan filosofi yang unik sehingga seringkali menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Melihat hal tersebut tentunya menjadi peluang besar bagi pemerintah untuk meningkatkan daya tarik wisatanya. Seperti halnya beberapa wilayah yang sudah tidak asing dengan potensi kearifan lokal dan wisatanya seperti pulau Lombok, Yogyakarta, dan Kawasan Bromo Tengger Semeru. 

Untuk mengembangkan destinasi sebuah wisata dengan kearifan lokal yang sangat luar biasa  di nusantara Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengadakan pelatihan kampanye sadar wisata 5.0 yang diikuti oleh 4 kabupaten di wilayah Bromo Tengger Semeru (BTS) dari sembilan desa salah satunya adalah Desa Pasrujambe. Pelaksanaan kegiatan tersebut dimulai pada tanggal 11 Oktober 2022 sampai dengan tanggal 17 Oktober 2022, berbagai ilmu dapat diperoleh dan diterapkan di masing-masing daerah seperti ilmu tentang exploring wisata, kuliner, homestay, paket wisata, dan lain sebagainya. Dengan berbagai rangkaian pelatihan yang ada, harapan untuk kedepannya semoga kearifan lokal dan destinasi wisata di berbagai daerah dapat terus berkembang serta dapat meningkatkan loyalitas, persatuan dan kesatuan bangsa, serta juga untuk meningkatkan perekonomian.

Pada akhir penutupan disampaikan kesan pesan oleh salah satu peserta pelatihan yang sering di sebut Mbak Maya mengatakan "Mari kita saling bersinergi, meskipun kita memiliki banyak perbedaan entah itu agama, suku, adat istiadat, serta budaya, namun kita harus tetap maju untuk indonesia" Begitu ujarnya.

 

Kembali